Licostan Dosis Obat, Licostan


Buy Licostan Dosis Obat, LicostanCheap Licostan Dosis Obat, LicostanOrder Licostan Dosis Obat, LicostanLicostan Dosis Obat, Licostan Online No PrescriptionLicostan Dosis Obat, Licostan Online NowLicostan Dosis Obat, Licostan Without Prescriptions
Customer reviews
mika86
I did not expect such a
vlubchivaia
I will not write much - just a thank you :)!
Makintaki
Stop wasting your time on experiments with your potency! It’s time to take effective drugs!
kraizy
I absolutely agree with the previous phrase

licostan

kandungan

tiap kemasan licostan mengandung zat aktif (nama generik) sebagai berikut :

asam mefenamat (mefenamic acid) 500 mg / kaplet

Sekilas tentang zat aktif (nama generik)

asam mefenamat (mefenamic acid) adalah derivat asam antranilat (atau fenamate) yang termasuk nonsteroidal anti-inflammatory drug (NSAID). asam mefenamat (mefenamic acid) bekerja dengan cara menghambat kerja enzim siklooksigenase (COX). Enzim ini berfungsi untuk membantu pembentukan prostaglandin saat terjadinya luka dan menyebabkan rasa sakit dan peradangan. Dengan menghalangi kerja enzim COX, prostaglandin lebih sedikit diproduksi, yang berarti rasa sakit dan peradangan akan mereda.

Indikasi licostan

Kegunaan licostan (asam mefenamat) adalah untuk mengobati nyeri ringan sampai sedang pada sakit gigi dan setelah cabut gigi, sakit kepala, sakit telinga, nyeri otot, nyeri sendi, demam, nyeri setelah operasi, termasuk nyeri haid, dan kadang – kadang digunakan untuk mencegah migrain berkaitan dengan menstruasi (pengobatan dalam jangka pendek, tidak lebih dari 7 hari)

Ada bukti yang mendukung penggunaan licostan (asam mefenamat) untuk perimenstrual migraine headache prophylaxis . pengobatan dimulai 2 hari sebelum timbulnya menstruasi dilanjutkan selama terjadinya menstruasi.

Kontra indikasi

jangan menggunakan licostan (asam mefenamat) untuk pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap licostan (asam mefenamat), aspirin atau NSAID lainnya (misalnya, ibuprofen, celecoxib)

pasien yang akan atau telah menjalani operasi by-pass jantung sebaiknya jangan menggunakan licostan (asam mefenamat)

obat ini juga dikontraindikasikan untuk pasien yang memiliki masalah ginjal, hati, pasien yang menderita asma, urtikaria, atau radang / tukak pada lambung atau usus

pasien yang sedang hamil terutama di 3 bulan terakhir, sebaiknya tidak menggunakan licostan (asam mefenamat)

Efek Samping licostan

efek samping licostan (asam mefenamat) yang relatif ringan seperti sakit kepala, gugup dan muntah

Efek samping yang serius dapat berupa diare, hematemesis (muntah darah), hematuria (darah dalam urin), penglihatan kabur, ruam kulit, gatal dan bengkak, sakit tenggorokan dan demam

Pada tahun 2008 label pada kemasan obat ini di USA telah diperbarui dengan peringatan tentang resiko licostan (asam mefenamat) pada kehamilan.

NSAID termasuk licostan (asam mefenamat) dapat menyebabkan peningkatan resiko infark miokardial dan stroke yang bisa berakibat fatal. Resiko ini dapat meningkatkan jika obat digunakan dalam jangka waktu lama

NSAID termasuk licostan (asam mefenamat) menyebabkan gangguan pada saluran gastrointestinal misalnya. perdarahan, ulserasi, dan perforasi lambung atau usus yang bisa berakibat fatal. jika pemakaian dalam dosis tinggi atau untuk waktu yang lama, merokok, atau minum alkohol, meski licostan (asam mefenamat) digunakan bersama makanan tidak akan mengurangi efek samping ini.

gangguan berat pada organ hati seperti penyakit kuning dan hepatitis, juga dilaporkan terjadi akibat pemakaian NSAID termasuk licostan (asam mefenamat). Jika tes hati yang abnormal menetap atau memburuk, jika tanda-tanda dan gejala yang konsisten dengan penyakit hati klinis terjadi, atau jika manifestasi sistemik terjadi (misalnya. eosinofilia, ruam, dan lain – lain), pemakaian licostan (asam mefenamat) harus dihentikan.

Anemia juga dilaporkan terjadi pada pasien yang menggunakan NSAID termasuk licostan (asam mefenamat). Pasien pada pengobatan jangka panjang, kadar hemoglobin dan hematokrit harus diperiksa jika mereka menunjukkan tanda-tanda gejala anemia.

Reaksi dermatologis seperti dermatitis eksfoliatif, sindrom Stevens-Johnson, dan nekrolisis epidermal toksik, yang dapat berakibat fatal, dapat terjadi selama pemakaian NSAID termasuk licostan (asam mefenamat). Pengobatan harus dihentikan jika tanda – tanda seperti ruam atau hipersensitivitas muncul.

Perhatian

licostan (asam mefenamat) sebaiknya dipakai setelah makan atau bersama makanan

Jangan menggunakan licostan (asam mefenamat) pada pasien yang memiliki fungsi hati dan ginjal yang buruk, sedang atau pernah memiliki sakit jantung

Jika pasien menderita hipertensi tekanan darah harus dipantau selama pengobatan

Karena NSAID dapat menyebabkan retensi cairan dan edema, perhatian harus diberikan pada pasien dengan gagal jantung atau yang sudah pernah mengalami retensi cairan

Pasien harus cukup terhidrasi (cukup cairan) sebelum menggunakan licostan (asam mefenamat)

licostan (asam mefenamat) dapat menyebabkan pusing atau mengantuk, yang akan lebih buruk jika pasien juga mengkonsumsi alkohol. Jangan mengemudi atau menyalakan mesin selama pemakaian obat ini

Keamanan dan kemanjuran pada anak-anak < 14 tahun belum diketahui

Penggunaan pada pasien lanjut usia harus lebih hati – hati karena mereka lebih sensitif terhadap efek obat ini, terutama perdarahan perut dan masalah ginjal

licostan (asam mefenamat) ditemukan dalam ASI. Jangan menyusui saat menggunakan obat ini

Toleransi terhadap kehamilan

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

interaksi obat

Antikoagulan (misalnya, warfarin), aspirin, kortikosteroid (misalnya prednisone), heparin, atau selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI) (misalnya, fluoxetine) karena obat – obat ini meningkatkan resiko perdarahan lambung

Magnesium hidroksida (misalnya, antasida) atau probenesid karena obat – obat ini meningkatkan efek samping licostan (asam mefenamat)

Siklosporin, lithium, methotrexate, kuinolon (misalnya, ciprofloxacin ), atau sulfonilurea (misalnya, glipizide) karena efek samping obat – obat ini meningkat jika diberikan bersamaan dengan licostan (asam mefenamat)

Angiotensin-converting enzyme (ACE) inhibitor (misalnya, enalapril) atau diuretik (misalnya, furosemide, hydrochlorothiazide) karena efektivitas obat – obat ini menurun jika diberikan bersama licostan (asam mefenamat)

Dosis licostan

licostan (asam mefenamat) diberikan dengan dosis :

Dosis lazim dewasa untuk Nyeri : 500 mg secara oral selanjutnya 250 mg setiap 6 jam sesuai kebutuhan, tidak melebihi 7 hari

Dosis lazim dewasa untuk Dismenore : 500 mg secara oral selanjutnya 250 mg setiap 6 jam dimulai saat timbulnya menstruasi

Dosis lazim Pediatric untuk Nyeri : 14 – 18 tahun. 500 mg secara oral diikuti oleh 250 mg setiap 6 jam sesuai kebutuhan, tidak melebihi 7 hari

Penyesuaian dosis : dosis yang lebih rendah harus dipertimbangkan pada orang tua

Terkait

Jika informasi ini berguna, bagikan ke teman – teman anda